Ekspor Udang Windu Menurun

January 2, 2014 by  
Filed under Perikanan

SAMARINDA – vivaborneo.com, Ekspor udang windu yang menjadi andalan sektor kelautan dan perikanan Kaltim menurun sepanjang akhir 2013. Faktor penyebabnya dipengaruhipenurunan produksi akibat serangan penyakit dan cuaca ekstrem yang melanda bumi Ruhui Rahayu sejak pertengahan 2013 tadi.

“Banyak yang tidak bisa panen. Sebagian disebabkan penyakit. Termasuk dampak turunan terjadinya cuaca ekstrem, sehingga terjadi pendangkalan tambak akibat panas terik atau sebaliknya tanggunya limpas akibat intensitas hujan tinggi yang tidak terduga,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim, H Iwan Mulyana ketika ditanya soal potensi dan produksi sektor kelautan dan perikanan Kaltim 2013, di Samarinda, baru-baru ini.

Iwan panggilan akrab Iwan Mulyana tidak menyebut rinci persentase penurunan ekspordimaksud, termasuk total ekspor udang windu pertahunnya lantaran saat dikonfirmasi tidak sedang membawa data lengkap. Yang jelas, kata dia, penurunan produksinya cukup signifikan, sehingga berpengaruh terhadap ekspor.

Menurut Iwan kondisi tersebut harus diantispasi agar tidak terjadi lagi pada 2014. Sebab, pertanian dalam arti luas yang diantarnya sektor kelautan dan perikanan merupakan penyumbangterbesar pendapatan domestik regional broto (PDRB) Kaltim pada postur APBD Kaltim.

Disamping itu, ekspor udang windu Kaltim termasuk terbesar ketimbang provinsi lain di Indonesia. Sentra-sentra produksi pengembangannya seperti di Kukar, Bulungan, dan Paser menduduki peringkat kelima di Indonesia yang ekspor ke luar negeri.

“Terdapat sekitar 12 cold storage atau perusahaan penyimpanan udang windu yang rutin melakukan ekspor ke Jepang, Amerika dan beberapa negara lainnya.Predikat tersebut harus tetap dipertahankan dalam rangka mempertahankan pasar ekspor Kaltim.Salah satunya harus mampu mempertahankan keberlangsungan suplainya dengan menjaga produksi nelayan,” sebutnya. (vb/arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.