Dinas Kelautan dan Perikanan Budayakan Makan Ikan

December 7, 2013 by  
Filed under Perikanan

SANGATTA- vivaborneo.com, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melakukan terobosan menggandeng Ibu Rumah Tangga (IRT) sebagai agen perubahan konsumsi ikan dan produk kelautan di lingkungan keluarganya. Sebab, konsumsi ikan dan produk kelautan masih jauh dibawah produk-produk penghasil sumber protein lain seperti daging, telur, susu serta produk olahannya.

“Produk kelautan dan perikanan merupakan sumber protein yang berbeda dengan sumber lainnya, sehingga memiliki kadar lemak rendah, bahkan mengandung Omega 3 yang baik untuk kesehatan tubuh manusia. Kita ajak ibu rumah tangga untuk lebih banyak lagi mengkonsumsi ikan dan produk kelautan lainnya,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutim, Timur Luri Saksono.

Ketika DKP menggelar lomba memancing di kawasan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) pelabuhan Kenyamukan, instansi teknis ini menggandeng masyarakat, terutama ibu rumah tangga untuk ikut lomba membakar ikan. Pihaknya mengajak masyarakat terutama IRT dapat mengkreasikan berbagai jenis makanan hasil produk kelautan supaya digemari keluarga maupun masyarakat luas.

Dijelaskan, produk perikanan harus dikenal luas masyarakat, karena kandungan protein dan nutrisi dalam ikan cukup besar. Jika seja kecil dibiasakan memperoleh asupan yang tepat, dikhawatirkan kehilangan generasi penerus bangsa dengan kecerdasan dan kesehatan prima. Melalui lomba bakar ikan, ibu-ibu diharapkan menjadi agen pengenal produk kelautan bagi anak dan keluarga.

Hingga sekarang ketahanan pangan dan gizi masih menjadi isu penting, diluar ketahanan ekonomi, energi, serta isu-isu lainnya. Keterlibatan DKP Kutim  aktif dalam menangani masalah pangan yang bersumber pada produk-produk kelautan dan perikanan adalah sebuah kewajiban.

“Kita mengakselerasikan peningkatan konsumsi ikan masyarakat dengan menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Tujuannya  ibu rumah tangga sebagai penggerak utama, karena posisi mereka adalah yang terdepan dalam menangani pangan keluarga. Sehingga lomba bakar ikan tahun ini, disinergikan dengan program DKP secara luas,” ungkap Luri.

Lomba Bakar Ikan 2013 berlangsung di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kenyamukan Minggu (1/12) lalu. Lomba itu berlangsung  meriah. Selain diikuti ibu rumah tangga juga bapak-bapak yang  gemar memasak ikan bakar. Dalam kesempatan itu peserta diharuskan membuat bumbu langsung ditempat lomba dan ikan yang dibakar masih segar. Sedangkan penilaiannya meliputi hasil produk olahan, dekorasi dan kebersihan, keunikan cara penyajian, serta keterampilan dan cara memasak ikan bakar.

Setelah tim juri menilai peserta, ditetapkan pemenangnya. Mereka adalah, juara I diraih peserta 04 diwakili Supiati. Juara II  peserta nomor 01 diwakili Zulaeha M serta juara III pesera nomor 05 diwakili Komaria.  Juara harapan I direbut nomor urut 7 atas nama Samiran, harapan II nomor 06 yakni Haerun Nisa dan juara favorit nomer urut 03 diwakili Ria.

“Saya berharap ibu-ibu tidak berhenti sampai disini saja untuk membuat produk olahan ikan. Sebab, masih banyak cara menyajikan produk kelautan dan perikanan dengan tampilan yang menarik dan sehat,” terang Wakil Ketua TP PKK Kutim Hj Siti Robiah ketika menghadiri acara lomba bakar ikan tersebut. (vb/kmf3)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.