Dinas Pertanian Siap Bagikan Alat Mesin Pertanian Modern

March 28, 2016 by  
Filed under Pertanian

VIVABORNEO.COM, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Kalimtnan Timur menyiapkan 14 unit mesin tanam (seed planter) dan mesin panen (harvester) ukuran sedang yang akan dibagikan kepada 10 kabupaten/kota di Kaltim.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim, DR Ibrahim mengatakan hal ini saat “Syukuran Panen Raya Padi Sawah” di Desa Tajur Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser, Jumat (25/3).

“Kita siapkan 14 unit mesin tanam dan mesin panen ukuran sedang yang akan dibagikan kepada 10 kabupaten/kota di Kaltim. Untuk Kabupaten Paser kita berikan satu unit mesin panen dan saya harap dapat  ditempatan untuk Desa Tajur ini,” ucap Ibrahim dihadapan Bupati Paser, Yusriansyah Syarkawi dan petani undangan.

Kepala Dinas PertanianTanaman Pangan Provinsi Kaltim, Ibrahim saat mencoba mengendarai mesin panen otomatis (combain harvester)

Menurutya, selain bantuan alat-alat mesin pertanian, di tahun 2016-2017 Dispertan TP juga akan menganggarkan jalan usaha tani dan perbaikan irigasi tersier untuk mengairi sawah-sawah petani.

Ibrahim meminta para petani untuk tetap bersemangat menanam tanaman padi  baik swasdaya maupun dengan bantuan pemerintah. Apalagi pekerjaan bercocok tanam padi ini masih menjanjikan kuantungan yang besar bagi petani.

Untuk membuka satu hektar sawah, petani  membutuhkan biaya minimal Rp7,5 juta hingga Rp10 juta. Namun, keuntungan yang didapat setelah gabah dijadikan beras dapat mencapai Rp15 juta setiap hektarnya. Ini berarti ada selisih atau keuntungan antara Rp5 juta-Rp7,5 setiap musim tanam.

“Modal awal pembukaan lahan sawah ini akan lebih kecil di musim tanam berikutnya. Apalagi dalam setahun dapat ditanam dua kali sehingga keuntungan akan lebih besar bagi petani,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Paser, Yusriansyah Syarkawi menegaskan akan tetap menjadikan Kabupaten Paser sebagai salah satu lumbung padi  di Kaltim.

“Kita akan terus dukung upaya dan usaha petani dalam memproduksi tanaman pangan ini. Jika swasembada beras di Kaltim tahun 2018, kita berharap Kabupaten Paser dapat swasembada lebih awal yaitu di tahun 2017. Kita akan menjadi penyumbang pangan di Kaltim,” tegasnya.

Dalam panen raya padi sawah di Desa Tajur Kecamatan Long Ikis ini, bupati dan kepala Dispertan tanaman pangan turut mencoba alat mesin panen otomatis (combain harvester).

Mesin combain harvester ini mampu memanen padi dengan luasan 1 hektar dalam waktu 2 jam saja. Hebatnya lagi, mesin ini mampu memanen padi dengan pemisahan bulir padi yang langsung dimasukan ke karung penampung.

Potensi panen padi sawah di Desa Tajur ini seluas 350 hektar dari total lahan yang tersedia seluas 10.200 ha. Ditargetkan  potensi yang belum terbuka akan tergarap di tahun 2017 dengan tambahan luasan sebesar 500 ha.(vb/yul)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.