Disbun Kaltim terus Sertifikasi Bibit Kelapa Sawit

August 8, 2016 by  
Filed under Headline

SAMARINDA. VIVABORNEO.COM, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)  selama periode Januari hingga Juni 2016 telah berhasil melakukan sertifikasi terhadap 928.566 kecambah kelapa sawit.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan Benih Perkebunan (PBP) telah Irsal Syamsa, Senin (8/08) mengatakan kegiatan sertifikasi benih kelapa sawit ini untuk memberikan ketenangan terhadap bibit kelapa sawit yang mereka tanam.“Benih sawit bersertifikasi memberikan jaminan kepada masyarakat akan bibit sawit sawit yang asli, sekaligus mencegah terjadinya peredaran benih sawit palsu yang semakin marak beredar di masyarakat,” kata Kepala Disbun Kaltim diwakili Kepala UPTD PBP, Irsal Syamsa.

Sepanjang tahun 2015 saja, lanjutnya, telah ditemukan enam kasus peredaran benih dan bibit kelapa sawit di wilayah Kaltim. Dari enam kasus tersebut, terdiri 40.000 kecambah sawit dan 24.000 bibit kelapa sawit palsu karena tidak dilengkapi sertifikasi dari sumber benih.

Maraknya peredaran benih sawit palsu akibat semakin banyak permintaan benih sawit namun ketersediaan benih unggul dan bersertifikat masih terbatas. Selain itu, kalangan petani masih banyak tergiur benih sawit dengan harga yang lebih murah ketimbang bibit kelapa sawit bersertifikasi.

Dijelaskan, benih palsu ini baru akan diketahui setelah mencapai usia tanam empat atau lima tahun. Sawit asli akan benih, sedangkan sawit palsu tidak. Tentunya ini sangat merugikan petani. Lama merawat namun tidak menghasilkan.

“Ada baiknya pekebun menggunakan benih bersertifikat yang berasal dari sumber benih legal (penangkar benih)  yang memiliki kerjasama waralaba dengan sumber benih yang sah. Untuk itu, dapat dikonsultasikan kepada petugas di UPTD Pengawasan Benih Perkebunan Disbun Kaltim,” imbau Irsal.

Ditambahkan, berdasarkan hasil laporan pelaksanaan sertifikasi benih perkebunan periode Januari – Juni 2016, telah dilakukan sertifikasi terhadap 928.566 kecambah kelapa sawit, 455.541 bibit kelapa sawit, 30.710 bibit kakao, 40.709 kecambah aren dan 7.030 bibit aren. (vb/rey/disbun)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.