BP DAS HL Mahakam Berau Siapkan 1 Juta Bibit Jabon Gratis

November 12, 2016 by  
Filed under Headline

VIVABORNEO.COM, Mendukung Gerakan Menanam Pohon Jabon yang dicanangkan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak pada awal November lalu, Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Makaham Berau (BP DAS LH Mahakam Berau) menyiapkan bibit pohon Jabon sebanyak 1 juta batang hingga tahun 2017.

Kepala BP DAS HL Mahakam Berau, M. Zainal Arifin (kiri) mendampingi Kepala Dinas Kehutanan Kaltim, Wahyu Widhi Heranata (kanan) saat penyerahan bibit Jabon kepada petani di Sotek

“Pohon Jabon dipilih karena pertumbuhannya cepat. Dalam usia  4 tahun saja lingkar batangnya dapat mencapai diatas 20 centimeter. Diatas umur 5 tahun nilai ekonominya semakin bagus,” ujar Kepala BP DAS LH Mahakam Berau, Muhammad Zainal Arifin, Senin (7/11/2016).

Dijelaskan Zainal, dengan jarak tanam 3 kali 3 meter di lahan seluas 1 hektar, dapat menghasilkan keuntungan kotor mencapai Rp700 juta. Dengan catatan, jumlah pohon sebanyak 1.100 batang dan usia pohon telah diatas 4 tahun.

Pohon endemik Kalimantan ini memiliki nama lokal sebagai pohon Klampayan. Pohonnya tinggi hingga 15 meter dan tidak memiliki percabangan sehingga sangat ideal untuk industri kayu lapis dan sejenisnya.

Selain memiliki nilai ekonomis tinggi, Jabon juga difungsikan sebagai tanaman untuk memperbaiki struktur tanah di lahan kritis yang ada di Kaltim. Jumlahnya kini sebanyak 910 ribu hektar. Sehingga, Gerakan Menanam Jabon ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat, tidak saja petani namun juga pengusaha untuk menanamnya.

“Kita persilahkan bagi kelompok tani untuk mendapatkan bibit pohon Jabon ke kantor kami. Kami berikan secara cuma-cuma. Semakin sukses gerakan ini akan semakin banyak lahan kritis yang dapat ditutupi. Disisi lain, masyarakat juga akan diuntungkan,” ujar Zainal.(vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.