Kabupaten PPu Siap Amankan Target Pangan Kaltim

March 6, 2017 by  
Filed under Headline

VIVABORNEO.COM, Untuk mewejudkan ketahanan dan swasembada pangan di Kaltim, Kabupaten Penajam Paser Utara siap menyukseskan  program ini melalui  sejumlah kontrak kerja. Kabupaten Penajam Paser Utara selama ini menjadi salah satu lumbung pangan, terutama padi di Kaltim bersama Kabupaten Berau, Paser dan Kutai Kartanegara.Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar mengatakan sanggup untuk mewujudkan target Kaltim dalam kinerja tahun 2017 dalam meningkatkan  produksi pertanian, peternakan, perkebunan dan peningkatan produksi perikanan.

Dalam lampiran kontrak kerja yang ditandatangi saat rapat kerja daerah pertanian disebutkan Kabupate PPU memiliki target produksi padi sebesar 16.000 ton, produksi jagung sebesar 4.800 ton, kedelai 199 ton dan produksi sapi  potong sebanyak 16.638 ekor.

Yusran Aspar optimistis target yang ditetapkan oleh provinsi ini akan dapat dicapai oleh Kabupaten PPU mengingat lahan dan produksi tanaman pangan yang sudah tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kkaltim menyebutkan musim tanam Oktober-Maret dan April-September 2017 sebanyak 668.000 ton.

Saat ini produksi sudah mencapai lebih dari 572.000 ton atau mencapai 78,2 persen. Sisanya 22 persen akan dicapai pada musim tanam April-September,” ungkap Ibrahim saat panen raya Desa Sebakung Makmur, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser

Dalam lampiran perjanjian kerja ini, disebutkan  bahwa Kabupaten PPU pada  2017 ini memiliki target produksi padi sebesar 16.000 ton, sementara produksi jagung sebesar 4800 ton, kedelai 199 ton dan produksi sapi potong sebanyak 16.638 ekor.

Sementara produksi perkebunan kelapa sawit disebutkan sudah mencapai  1.202.405 juta ton lebih melalui perluasan lahan perkebunan yang ada di PPU.

Pada kesempatan ini Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dalam arahannya mengatakan bahwa Kaltim memiliki potensi lahan untuk usaha pertanian seluas 2.468.328 hektar (ha) yang terdiri dari potensi lahan kering seluas 1.846.328 ha dan lahan basah sekitar 622.000 ha. Begitu juga sektor lainnya seperti perkebunan dan perikanan di seluruh Kaltim.

Potensi lahan tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung program nasional guna mencapai kemandirian dan swasembada pangan. Karenanya, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menginstruksikan seluruh instansi terkait baik sektor pertanian, perkebunan, perikanan agar  memanfaatkan potensi tersebut secara optimal.

“Potensi lahan yang kita miliki harus dioptimalkan pemanfaatannya untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan. Demikian pula lahan terlantar maupun eks lahan tambang dan kegiatan usaha lainnya,” ujar gubernur.(vb/yul/bur)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.