Hasilkan Bibit Unggul, Produsen dan Penangkar Diberi Pelatihan

October 22, 2017 by  
Filed under Agrobisnis

SAMARINDA. VIVABORNEO.COM,  Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)  melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengawasan Benih Perkebunan (UPTD-PBP) melaksanakan Pelatihan Produsen atau Penangkar Benih Tanaman Perkebunan di Samarinda, pada Rabu (18/10/17) kemarin.

Para penangkar dan produsen bibit dan benih unggul usai mendapatkan pelatihan dari Disbun Kaltim. (foto:ist)

Kepala Dinas Perkebunan, Ujang Rachmad, mengatakan Kaltim mengembangkan lima komoditi unggulan perkebunan seperti kelapa sawit, karet, kelapa dalam, lada dan kakao. Namun ketersediaan benih dan  bibit komoditas tanaman tersebut masih sangat terbatas.

Oleh karena itu, lanjutnya, upaya penyediaan benih unggul bermutu secara baik dengan prinsip 6 Tepat, yaitu tepat varietas/klon, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, tepat lokasi dan tepat harga.

Di tingkat pengguna dapat diwujudkan dengan dukungan sistem perbenihan yang semakin mantap dan situasi pasar yang stabil bagi tumbuh berkembangnya industri perbenihan.
“Benih apabila akan diedarkan harus melalui sertifikasi dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh pemeritah serta wajib diberi label sebelum benih diedarkan kepada petani atau masyarakat luas,” tegas Ujang.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 25 orang peserta yang terdiri dari produsen benih, petani, petugas Pengawas Benih Tanaman (PBT) dan dinas yang membidangi perkebunan di kabupaten/kota se Kaltim.

Narasumber yang dihadirkan dari Dinas Perkebunan Kaltim, Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).
Melalui pelatihan ini kepada peserta diperkenalkan mengenai peraturan – peraturan perbenihan dan bagaimana prospek pemasaran komoditi perkebunan kerakyatan dimasa mendatang.

Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat mendorong para pelaku perbenihan atau masyarakat pekebun untuk menggunakan benih unggul bermutu bersertifikat dan diterima di pasar dengan standarisasi nasional maupun internasional.
Pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan lapangan (benchmarking) ke Outlet PPKS dan pembibitan kelapa sawit milik petani binaaan PPKS.

Pada kesempatan ini Produsen benih diajarkan pula bagaimana strategi pengembangan Agribisnis komoditi perkebunan dengan cara menerapkan inovasi teknologi dan kelembagaan dalam rangka pemanfaatan sumberdaya perkebunan dan pengembangan pasar. (vb/rey/disbun)

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.