Dinas Pertanian Kembangkan Padi Unggul

December 31, 2013 by  
Filed under Headline

SAMARINDA – vivaborneo.com, Dinas Pertanian Tanaman Pangan (PTP) Kaltim menyiapkankan 6 program prioritas pembangunan pertanian  sebagai tahap awal pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2014 – 2018.

“Salah satunya kita menargetkan pengembangan padi unggul seluas 8.200 hektare. Ini akan dikembangkan pada 50 kecamatan sentra produksi pertanian tanaman pangan Kaltim yang tersebar di 11 kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara (Paser, PPU, Kutim, Kukar, Kubar, Berau, Bulungan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung, Samarinda),” ungkap Kepala Dinas PTP Kaltim, H Ibrahim ketika dikonfirmasi, di Samarinda, Selasa (31/12) pagi.

Program tersebut untuk mewujudkan swasembada dan swasembada berkelanjutan di Kaltim. Yakni, menjamin ketersedian produksi pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam daerah dan daerah lain. Karenanya harus dilakukan lebih awal untuk meningkatkan masa tanam sentra produksi. Sedangkan untuk pengembangan padi unggul dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan produksi yang dihasilkan. Dengan demikian, masa tanam per tahunnya relatif lebih tinggi dan produksinya kian meningkat.

“Langkah pencapaiannya, melakukan identifikasi calon petani dan lokasi pengembangan. Termasuk berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Unit Lelang Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten/Kota dalam rangka penyelesaian perencanaan, hingga pemilihan rekanan atau pihak ketiga pelaksana kegiatan,” terangnya.

Sebagai penunjang, Dinas PTP juga akan menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa Hand Traktor, Gandengan, Cultivator, Power Threser, RMU Lengkap/Mobile, dan Driyer kepada kelompok tani di 50 kecamatan sentra dimaksud.

Tidak hanya itu, Dinas PTP juga akan melaksanakan penyediaan sarana dan prasarana pertanian berupa optimasi Lahan seluas 1.200 hektare (APBD 450 ha dan APBN 750 ha) di Paser, Nunukan, Samarinda, Kutim, PPU, Kubar, Kukar, Bulungan, Berau dan Bontang, kemudian pintu air melalui APBD Kaltim sebanyak  162 unit yang tersebar di Kutim, Berau, Paser, PPU, Bulungan, Nunukan, Kukar, Samarinda dan Bontang.

“Kita juga akan fasilitasi jalan usaha tani melalui APBD Kaltim sepanjang  46 kilometer di Kubar, Kutim, Paser, Nunukan, Kukar, Bulungan, PPU, Samarinda, dan Bontang, pembangunan jaringan irigasi melalui APBN sepanjang  2.356 kilometer, serta melakukan pencetakan sawah seluas 1.700 hektare melalui APBD 450 hektare dan APBN 1.250 hektare,” katanya

Program prioritas lainnya yang juga harus dicapai dalam 100 hari kerja, mengembangkan kawasan hortikultura seluas 750 hektare di Kukar, Kutim, Berau, Paser, PPU, Samarinda dan Balikpapan. Adapun tanaman hortikultura yang akan dikembangkan antara lain Durian/Lai, Pisang, Jeruk, Pepaya, Lengkeng, Manggis, dan komoditi unggulan buah lokal dan buah nusantara lainnya.

Selanjutnya, Dinas PTP juga menargetkan harus memulai mengirim buah unggulan Kaltim yang produksinya melebihi kebutuhan daerah untuk mencoba memenuhi kebutuhan buah luar daerah.

“Dalam 100 hari ini kita coba melakukan pengiriman perdana buah segar unggulan Kaltim seperti pisang, pepaya dan buah naga  ke Jakarta dan Surabaya. Saat ini persiapan yang dilakukan lebih berkaitan persiapan kelompok tani berkaitan,” sebut Ibrahim seraya menyebut termasuk juga akan dilakukan pengoperasian perdana Pabrik Pengolahan Singkong dengan kapasitas produksi  5 ton pe hari, di Kecamatan Bongan, Kutai Barat.(vb/arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.